Berita Utama

Tempat Pencarian

Browse this website in:

Login Form



Ketua Dekranasda Kalbar paparkan program kerja pada Rakernas PDF Print
Rabu, 27 September 2017 08:08 WIB
uncategorized
Klik untuk ukuran asli

Jakarta - Hadir pada rapat kerja nasional Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tahun 2017, di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta,(26/9), Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar Frederika Cornelis menyampaikan beberapa hal terkait program-program dekranasda prov Kalbar. "Program-program Dekranasda Provinsi Kalbar yang disampaikan yakni yang sudah dan akan dilaksanakan tahun 2016 sampai dengan Desember 2017." ujar Frederika di sela-aela kegiatan. Program-program tersebut dijelaskan Frederika, seperti Aspek produksi dan pemasaran, Ketersediaan bahan baku dan continulitas produksi. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar itu juga mengakui, ketersediaan bahan baku untuk kerajinan rotan menemui kendala karena habitat rotan di hutan alam sudah mulai terkikis dengan adanya alih fungsi hutan alam untuk dijadikan perkebunan sementara budidaya rotan rakyat masih terbatas. "Sedangkan untuk bahan anyaman bambu dan pandan cukup tersedia, untuk kerajinan kayu terkendala pada aspek legalitas kayu dimana pengrajin harus melengkapi dokumen asal usul kayu hal ini sangat memberatkan dan mempersulit pengrajin kayu untuk mendapatkan sumber bahan baku yang legal serta untuk menjual produk kerajinan kayu kenegara Malaysia melalui pos lintas batas negara, entikong." Ungkapnya. Terhadap produk unggulan Kalbar menurut Frederika, tidak mengalami kendala yang berarti dimana pasar atau konsumen masih cukup menerima dan merespon cukup baik terutama untuk produk yang menggunakan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan dan bernuansa etnik. Terkait program-program Dekranasda provinsi Kalbar yang sudah dan akan dilaksanakan tahun 2016 sampai dengan desember 2017. Dijelaskan Frederika diantaranya mempromosikan pemasaran aneka produk unggulan kerajinan Kalbar melalui outlet griya kerajinan Kalbar di Pontianak dan gedung Smesco Jakarta, mengikuti pameran baik dalam negeri maupun luar negeri, "Dekranasda kabupaten/kota di Kalbar telah membuat outlet griya kerajinan sebagai tempat promosi dan pemasaran produk lokal, partisipasi pameran dalam daerah, luar daerah dan luar negeri sebanyak 10 event, Bimbingan dan penyelarasan sentral kerajinan ke 10 kabupaten, pengembangan desain motif khas kalbar Pelatihan teknis pengembangan desain kerajinan berbasis tenun khas kalbar Pengembangan dan percetakan desain batik motif khas kalbar." ujar dia. Selain itu diusulkan, pengembangan sentral kerajinan anyaman bambu, rotan dan kerajinan kulit kayu di daerah perbatasan kabupaten Bengkayang Pelatihan teknis pengembangan desain aneka kerajinan berbasis serat alam. Angkat Kerajinan Tenun Tahun 2017 ini, Dekranas berkomitmen untuk mengangkat tenun indonesia dalam berbagai programnya. Para pengerajin tenun yang kerajinannya sudah termasuk langka atau kurang di minati karena berbagai hal seperti regenerasi yang mandek, kurang promosi maupun kurang pelatihan di berbagai wilayah di nusantara yang dangat membutuhkan pendampingan maupun sentuhan promosi dari Dekranas akan diberi perhatian lebih dan dibina. Dekranas secara konsisten berusaha membina hubungan yang baik dengan masyarakat dan perajin sebagai mitra Dekranas dalam mempromosikan Kriya Nusantara. Dekranas berharap kepada masyarakat Indonesia tetap cinta tenun nusantara, perhiasan nusantara, dan dan terus secara konsisten menggunakan produk kerajinan Indonesia yang nantinya berefek domino bagi kesejahteraan perajin Indonesia.(Rinto Humas)

 
Random Content




Tempat Pencarian Cepat