Berita Utama

Tempat Pencarian

Browse this website in:

PENGUMUMAN

Login Form



Gubernur Kalbar Cornelis Hadiri Pertemuan Perwakilan Pelaku Industri Jasa Keuangan Di Istana PDF Print E-mail
Written by HumasProv   
Jumat, 15 Januari 2016 16:04 WIB
Klik untuk ukuran asli

Jakarta – Gubernur Kalimantan barat Drs Cornelis, MH hadiri pertemuan perwakilan pelaku industri jasa keuangan Tahun 2016 di Istana Negara, (15/01).
Usai menghadiri acara ketika ditemui Cornelis mengatakan Persaingan dalam suatu usaha harus siap dihadapi, karena dalam persaingan tersebut para pelaku usaha akan berlomba-lomba dalam meningkatkan kinerja dan hasilnya. Apa yang telah bapak presiden sampaikan bahwa masyarakat tidak perlu takut dalam menghadapi era persaingan dunia, itu merupakan modal utama masyarakat dalam berlomba-lomba untuk lebih meningkatkan kinerja dibidang usaha dan lain sebagainya.
Cornelis juga berharap kepada setiap pelaku usaha yang ada dikalbar untuk lebih giat dalam membuat suatu terobosan demi meningkatkan usaha. Prov kalbar berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, hal ini tentunya memiliki persaingan global yang sangat besar. Untuk itu, kreasi dan inovasi, serta strategi pemasaran, ditopang oleh sumber daya manusia yang terampil dalam bekerja, berintegritas serta fasilitas dan infrastruktur yang memadai, persaingan pasti akan di menangkan.
Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, perwakilan Bank Indonesia (BI) dan seluruh jajaran OJK. Pelaku industri jasa keuangan ini terdiri dari para bankir, pelaku pasar modal, hingga asuransi, serta para Gubernur.
Sebelumnya dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan Indonesia memiliki potensi untuk memenangkan persaingan di pentas global.
Sama halnya dengan bank-bank BUMN yang dianggap Jokowi semakin meningkat kinerjanya setelah ada persaingan dengan bank swasta.
"Dulu, bank tutup siang. Setelah ada pesaing bank swasta, pegawai bank (BUMN) pulang malam, keuntungan meningkat mengalahkan bank swasta," ujarnya.
Jokowi lalu menyindir moda transportasi di Indonesia, khususnya kereta, yang ia anggap tidak pernah berubah.
Menurut Jokowi, transportasi jenis kereta tidak mengalami kemajuan pesat karena tidak memiliki pesaing.
"Ini tipikal orang-orang kita. Kereta kita begitu-begitu saja, yang lain sudah punya kereta cepat, kereta kita masih itu saja karena tidak ada pesaingnya," ujar Jokowi. Oleh karena itu, Jokowi meminta masyarakat tidak takut menghadapi era persaingan dunia. (Rinto/Humas Prov).

 
Random Content




Tempat Pencarian Cepat