Berita Utama

Tempat Pencarian

Browse this website in:

PENGUMUMAN

Login Form



2016 Kabupaten Kota Dapat 100 Miliar PDF Print E-mail
Written by HumasProv   
Rabu, 06 Mei 2015 17:14 WIB
Klik untuk ukuran asli

JAKARTA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional ( MUSRENBANGNAS ) 2015, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016 dibuka dengan resmi oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Wakil Presiden RI Yusuf Kalla, yang berlangsung di ruang Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (29/4).
Acara Musrenbangnas RKP tahun 2016 ini mengambil tema Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Untuk meletakkan Fondasi Pembangunan Yang Berkualitas, sesuai dengan tema tersebut Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan bahwa program yang Pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Provinsi, untuk lima tahun kedepan akan difokuskan pada percepatan pembangunan bidang pertanian, irigasi, jalan, jembatan, jalan tol, serta airport, dan pelaksanaan pembangunan di Indonesia akan dilakukan secara merata dengan tidak mengesampingkan kebutuhan ditiap daerah, disamping itu Presiden juga berharap agar tiap daerah untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran, hal ini tentu berkaitan dengan akan diberikannya dana hingga Rp. 100 miliar bagi setiap Kabupaten dan Kota. Dana tersebut tidak mutlak 100 Miliar, tentunya dilihat dari kebutuhan, luas Wilayah, dan jumlah penduduknya, dikatakannya pula bahwa serapan anggaran saat ini benar-benar sangat diperhatikan karena akan menstimulus pertumbuhan ekonomi Indonesia, oleh karena itu lanjut Jokowi, nantinya serapan anggaran Kabupaten/Kota dapat dipercepat agar pertumbuhan ekonomi yang berasal dari APBN, APBD, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota akan terus bergerak.
Jokowi memaparkan sebagaimana diketahui, berdasarkan data bahwa belanja transfer daerah yang meningkat hingga Rp. 160 Triliun, akan diberikan kepada daerah, namun pemberian tersebut tidak bersifat permanen, karena bila dana tersebut diberikan pada tahun 2016 maka untuk tahun 2017 belum tentu juga diberikan. Nantinya akan kita lihat kriterianya pada tahun 2017, ganti kepada Provinsi atau dua-duanya, kalau memang anggarannya mencukupi Provinsi diberikan dan tentunya Kabupaten/Kota tidak, katanya. Ditambahkannya pula dilihat dari data belanja yang ada di Kabupaten/Kota masih terfokus pada belanja aparatur dan belanja rutin, sedangkan untuk belanja pembangunan masih sedikit yakni hanya sekitar rata-rata sebesar 18 persen, Katanya.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM yang hadir pada Musrenbangnas RKP 2016 tersebut mengungkapkan bahwa seluruh program perencanaan pembangunan Kalimantan Barat telah dibahas dalam musrenbangda maupun pra musrenbang melalui Bappeda maupun beberapa SKPD terkait, berkenaan dengan hal tersebut Wagub mengungkapkan bahwa sesuai dengan arahan presiden RI Joko Widodo, bahwa setiap Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia mendapat tambahan sekitar Rp.100 miliar, jadi kalau di Kalimantan Barat yang terdapat 14 Kabupaten/Kota tentu nilainya sekitar Rp. 1,4 Triliun, apabial terwujud tentuya ini sangat berarti bagi Kalimantan Barat dan akan membawa multi player efek pembangunan infrastruktur yang baik dan mengarahkan pertumbuhan ekonomi yang baik pula demi kesejahteraan masyarakat, sebab, menurut orang nomor dua di Kalbar itu, selama ini kita memang kekurangan dana dalam melaksanakan pembangunan, terutama pembangunan Infrastruktur, katanya.(ruslanhumasprov).
Keterangan Foto :
Wakil Gubernur Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM sedang berbincang dengan Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo dan beberapa Gubernur lain disela-sela pelaksanaan Musrenbangnas RKP 2016 yang berlangsung di ruang Birawa Hotel Bidakara Jakarta, rabu (29/4) foto : Ruslan Humas Prov

 
Random Content




Tempat Pencarian Cepat