Berita Utama

Tempat Pencarian

Browse this website in:

PENGUMUMAN

Login Form



Wagub Buka Musrenbang Mempawah PDF Print E-mail
Written by HumasProv   
Rabu, 11 Maret 2015 12:39 WIB
Klik untuk ukuran asli

MEMPAWAH - Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 263 Tahun 2014 ayat 4 bahwa RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerahrencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun yang disusun dengan berpedoman pada rencana kerja pemerintah dan program strategis nasional oleh pemerintah pusat, oleh karenanya RKPD mempunyai kedudukan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, mengingat secara substansial RKPD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD, secara formal menjadi landasan penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang akan diusulkan oleh kepala dawerah untuk disepakati bersama dengan DPRD dalam menyusun Rancangan AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2016, secara operasional RKPD memuat arahan untuk peningkatan kinerja pelayanan masyarakat yang menjadi tanggungjawab Kepala SKPD dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang akan ditetapkan danalam Rencana Kerja SKPD masing-masing, dan secara faktual menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah mengingat RKPD memuat tolok ukur kinerja kepala daerah dalam merealisasikan program yang sesuai dengan Visi dan Misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam tahun 2016.

Selain itu menurut Wagub, mencermati RPJMD Kabupaten/Kota di Provinsi Kalbar yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah, terdapat berbagai prioritas dan sasaran pembagunan daerah provinsi yang akan dicapai dalam tahun 2016 sesuai dengan potensi, kondisi dan permasalahan di masing-masing daerah, yang semuanya bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan pengangguran, mencapai keunggulan daya saing melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur Kalbar dalam sambutannya ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten mempawah tahun 2016, di Aula Kantor Bupati Mempawah, Selasa (10/3).

Dijelaskannya juga kebijkan pembangunan Kalimantan Barat akan lebih banyak diarahkan kepada revitalisasi pertanian dalam menyediakan kecukupan pangan dan keamanan pangan daerah serta peningkatan pembangunan infrastruktur guna menunjang produktivitas dan nilai tambah komoditi pertanian yang didukung oleh sistem logistik yang memadai, selain itu, titik berat program juga perlu diberikan kepada penyediaan sumber energi, peningkatan pendapatan masyarakat melalui penajaman program penanggulangan kemiskinan dan pengembangan usaha kecil, mokro dan menengah. Sesuai dengan tema musrenbang Kalimantan Barat tahun 2016 yakni mewujudkan kemandirian pangan melalui sinergitas sektor-sektor pembangunan, hal ini tentunya selaras dengan titik berat tshun ketiga dari pelaksanaan Visi dan Misi RPJMD Prov Kalbar 2013-1018 yang memasuki tahap percepatan yaitu dengan mewujudkan ketahanan pangan.

Selain program prioritas yang menjadi titik berat pembangunan tahun 2016, tentunya isu-isu strategis lainnya yang menjadi permasalahan utama seperti bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang-bidang lainnya juga harus tetap mendapatkan perhatian baik bagi pemerintah provinsi Kalbar maupun pemerintah Kabupaten/Kota.

Menyinggung permasalahan yang ditimbulkan oleh peredaran gelap narkoba, orang nomor dua di Kalbar itu menjelaskan bahwa negara kita saat ini dalam bahaya darurat narkoba, dimana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah sedemikian akut, sistematis, dan masif sehingga sudah merusak kesehatan anak bangsa, moral, dan hukum, yang berakibat stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan menjadi terganggu. Untuk itulah wagub berharap untuk memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan tersebut, dengan melakukan koordinasi dan langkah-langkah penanganan secara bersama-sama denga seluruh penegak hukum beserta seluruh komponen masyarakat dengan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan memerangi peredaran gelap narkoba.

Wagub juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang Kabupaten dab Kota hasilnya nanti akan dibahas lebih lanjut dalam forum Musrenbang Provinsi Kalbar, yang direncanakan akan dilaksanakan 9 april 2015, dan akan dilanjutkan pembahasannya pada forum Musrenbang Nasional yang direncanakan akan diselenggarakan pada minggu ketiga bulan april 2015, untuk itu segala saran dan masukan yang konstruktif dari peserta Musrenbang Kabupaten Mempawah yang hadir dalam kesempatan ini, sangat digharapkan, agar RKPD Kabupaten Mempawah tahun 2016 dapat berjalan selaras dengan RPJMD serta dapat mengawal konsistensi penganggarannya dalam APBD tahun 2016 mendatang, katanya.

Musrenbang Kabupaten Mempawah dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Mempawah, Forkorpimda Mempawah, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Kalbar, Pimpinan SKPD Mempawah dan Pimpinan Instansi Vertikal, Para Camat se-Kabupaten Mempawah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, didahului oleh laporan dari Ketua Panitia Penyelenggara yakni Plt Kepala Bappeda Kab Mempawah Drs. Aswin AS, MT dan penyampaian Paparan oleh Kepala Bappeda Kalbar Drs. Ahi, MT. (ruslanhumasprov)

 
Random Content




Tempat Pencarian Cepat